Weekly News Flash
1. Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Ini Alasannya
Kasus Covid-19 dikabarkan naik lagi hingga sekitar 900 kasus dalam dua bulan terakhir. Juru bicara satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang mungkin menyebabkan meningkatnya kasus ini.
Faktor yang pertama adalah meningkatnya mobilitas penduduk Indonesia dibandingkan tahun 2021. Kedua, kegiatan masyarakat di tempat publik sudah kembali normal. Ketiga, longgarnya penerapan protokol kesehatan. Terakhir, masuknya subvarian Omicron yang baru ke Indonesia.
2. Idul Adha 2022 Dikatakan Ada 2 Versi, Kapan Sidang Isbat?
Bagaimana dengan nasib Idul Adha tahun 2022? Tahun ini terdapat kemungkinan bahwa Idul Adha dirayakan secara dua versi, yaitu versi pemerintah dan versi Muhammadiyah.
Muhammadiyah telah menentukan tanggal perayaan Hari Raya Idul Adha, yaitu jatuh pada tanggal 9 Juli 2022. Sementara itu, pemerintah belum bisa memastikan tanggal pasti Hari Raya Idul Adha karena sidang isbat belum dilakukan. Rencananya, sidang isbat akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2022, mendatang.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah Idul Adha akan ada dua versi atau tidak. Ketentuan tersebut baru terlihat dari hasil sidang isbat.
3. Investasi Terbaik Bukan Emas, Perak dan Bitcoin, Lalu Apa?
Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad, mengatakan bahwa investasi terbaik saat ini merupakan tuna kalengan. Pendekatan yang tidak biasa, apa alasan Kiyosaki mengatakan itu? Ia beralasan bahwa tidak dapat dipungkiri ke depannya ekonomi akan terus mengalami inflasi yang menyebabkan kenaikan harga pula.
Sebenarnya, investasi tersebut tidak sebatas pada tuna kalengan, melainkan produk rumahan lainnya yang akan secara terus menerus digunakan. Tentunya, harga produk-produk ini ikut terdampak oleh inflasi. Karena itu, ia mengatakan bahwa lebih baik menimbun produk-produk tersebut dibanding membayarnya lebih besar di kemudian hari.
No comments:
Post a Comment